Kembang Seblang
Drama
Pramono memandang wanita tua di hadapannya. Tangannya menggenggam jemari istrinya erat, dirasakannya tangan mungil itu dingin sekali.
“Apakah tidak bisa berubah keputusannya, Bu?”
“Tidak bisa, Pram, ini sudah pilihan leluhur kita.”
“Tapi kan Niken sudah menikah, Bu, sedangkan yang saya tahu penari seblang itu harus masih perawan.”
“Tugas istrimu belum selesai. Dia baru dua kali menari seblang, harus diselesaikan tiga kali di tahun ini.”
Pramono menghela napas panjang. Dipandangnya wajah Niken yang tampak pasrah. Tah...
Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp1.000
Suka
Favorit
Bagikan
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Drama
Novel
none
Devi Sri Mulyani
Novel
My First Make Up
Mizan Publishing
Flash
Diary Berdarah
M. Ferdiansyah
Flash
PACAR MALAM MINGGU
Okhie vellino erianto
Flash
Petikan Kala Senja
Mimi
Cerpen
Atas Nama Anjing
Muram Batu
Cerpen
Kembang Seblang
Dyna Rukmi Harjanti Soeharto
Cerpen
22 Desember
candra adi wibowo
Novel
Bunga Kertas
Aku Ria
Novel
Luka Ini Indah
L
Novel
Dear Prudence
Bentang Pustaka
Flash
AYAH PULANG!
Alviona Himayatunisa
Skrip Film
MYSTERY BOX
Yolanda Putri Salsabyla
Flash
Kuning Langsat
Lisa
Flash
Hanya Pengisi Waktu Kosongmu
Silvarani
Rekomendasi