Disukai
1
Dilihat
817
Jejak yang Tertinggal
Drama
Cerpen ini masih diperiksa oleh kurator

Hujan turun perlahan, mengiringi senja yang mengabur di balik kaca jendela. Di sudut kafe kecil tempat mereka sering bertemu, Fira duduk memandangi cangkir kopinya yang mulai dingin. Jemarinya menggenggam erat ponsel di pangkuannya, namun tidak ada pesan yang masuk. Detik demi detik berlalu, dan ia tahu penantiannya akan sia-sia. Kalimat yang ingin ia katakan telah tersusun rapi di kepalanya, tetapi bayangan Aksa yang dulu penuh tawa kini terasa begitu ...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp1.000
Suka
Favorit
Bagikan
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)