Angka Dalam Duka
Drama
“Katanya mimpiku 'kan terwujud. Mereka lupa tentang mimpi buruk.
Tentang kata maaf, sayang aku harus pergi.”
Ibu berpulang dua hari yang lalu, mengingkari semua janjinya dan membisu di bawah tanah. Tampaknya ia lupa kalau masih ada sepotong kue coklat paling mahal yang pernah kubeli seumur hidupku, masih bertengger di tengah kulkas. Ia berjanji akan memakannya bersamaku setelah pulang dari Rumah Sakit.
Bapak berdiam diri di teras belakang, dengan sebatang rokok yang tidak disulutnya. Barangkali ia sedang meratap, merasa berat sebab katanya Ibu meninggal karena serangan jantung dan hanya bertahan selama semalam di ...
Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp1.000
Suka
Favorit
Bagikan
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Drama
Novel
Aku dan Doaku kepada Allah
ririri
Skrip Film
Matahari Dan Rembulan
Rosidawati
Flash
Tidak Mungkin
SITI NUR AISYAH
Flash
Putri Cantik
Nasyafaav
Flash
Jesi
Safitri
Cerpen
01 Pemuja
Bima Kagumi
Cerpen
Kupu-Kupu Amnesia
Weny Aptini
Cerpen
Angka Dalam Duka
Feilia Song
Cerpen
Gadis Yang Menangis Di Tengah Konser
Risman Senjaya
Novel
Di Tepi Sungai Pangkajene
F Daus AR
Skrip Film
Ketulusan
Adhi Saputra Batubara
Cerpen
Mimpi Penari di Kolong Jembatan
Alwi Hamida
Novel
Sepotong Kisah tanpa Akhir
Ansar Siri
Novel
Apapun Situasinya Bakso Jawabannya
Gabriela kezia
Novel
Rintik dan Rincik di Istanbul
Eka Retnosari
Rekomendasi