FLORA DAN LEE MIN HO

Flora mengusap lembut bulu Lee Min Ho, kucing kecil belang tiga kesayangannya. Nama itu, tentu saja, terinspirasi dari aktor Korea Selatan yang sangat ia idolakan. Lee Min Ho versi Flora ini jauh lebih penurut, tidak pernah menolak belaian, dan hanya mengeong manja saat lapar. Berbeda jauh dengan Lee Min Ho aslinya yang hanya bisa Flora lihat di layar kaca.

Flora tersenyum, matanya berbinar menatap kucing mungil itu. Hari ini adalah hari ulang tahun Lee Min Ho (yang aktor, bukan kucingnya). Flora sudah menyiapkan pesta kecil untuk kucingnya, lengkap dengan tuna kalengan kesukaannya dan mainan bulu baru. Ia bahkan mengenakan hijab berwarna senada dengan warna favoritnya: biru muda, warna yang selalu ia kaitkan dengan Lee Min Ho si aktor.

"Selamat ulang tahun, Lee Min Ho," bisik Flora, mencium puncak kepala kucingnya. Lee Min Ho hanya mengeong pelan, seolah mengerti ucapan Flora.

Sebenarnya, Flora merasa sedikit aneh. Ia begitu terobsesi dengan Lee Min Ho si aktor sampai-sampai memberi nama kucingnya sama. Teman-temannya sering menggodanya, mengatakan ia terlalu berlebihan. Tapi, bagi Flora, Lee Min Ho adalah lebih dari sekedar aktor. Ia adalah representasi dari mimpi-mimpi, harapan, dan romantisme yang selalu ia idamkan.

Mungkin, Lee Min Ho si kucing, adalah cara Flora untuk sedikit lebih dekat dengan Lee Min Ho si aktor. Setidaknya, ia bisa merasakan kehangatan dan kasih sayang yang sama seperti yang ia bayangkan dengan sang idola. Melihat Lee Min Ho si kucing yang makan dengan lahap, Flora merasa hatinya tenang. Mungkin, obsesinya ini bukanlah sesuatu yang buruk. Ia hanya perlu menjaga keseimbangan, agar kecintaannya pada Lee Min Ho si aktor tidak mengganggu kehidupan nyata.

Setelah Lee Min Ho selesai makan, Flora mengajaknya bermain di halaman rumah. Matahari sore menyinari bulu-bulu kucingnya, membuatnya terlihat semakin menggemaskan. Flora tertawa, melupakan sejenak hiruk pikuk kehidupan. Di saat itu, Lee Min Ho si kucing, adalah segalanya. Sebuah pengingat bahwa kebahagiaan bisa ditemukan dalam hal-hal sederhana, bahkan dalam sebuah obsesi yang tertuang dalam nama seekor kucing.

CERPEN NON FIKSI by Flora Darma Xu
6 Komentar
Rekwik
27
Bagikan
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (6)
Saya juga bikin flash fiction soal kucing saya Kak, judulnya Nana dan kakak tahukah nama panjang NaNa? Im YoonAh πŸ˜‚ dia udah 13 tahun, dulu sempet mo kunamain Kwon YuRi, akhirnya gak jadi, terpilihlah si YoonA, visualnya SNSD, harapannya agar si kucing tetep imut walaupun usia menuju senja. And guess, setiap kucheck up in ke dokter hewan (sering ganti dokter, carik yg murah πŸ˜‚) gak percaya dong dokternya kalo Na udah setua itu, katanya masih imut wajahnya. Mereka baru percaya pas ngecheck susunan giginya
Balas
3 minggu 6 hari lalu
Ternyata bahagia itu sederhana, ya
Saya takut sama kucing :) he
Balas
1 bulan 1 hari lalu
Menurut saya kucing itu serem aja Kak
1 bulan 2 hari lalu
Kenapa takut kucing Dek? 😁
aku juga suka kucing 😻😻😻
Balas
1 bulan 1 minggu lalu
Alfatiha, untuk Oyen πŸ˜„
1 bulan 1 minggu lalu
si oyen baru beberapa hari ketabrak meninggal πŸ₯², tapi kebetulan juga aku baru adop kitten sebelum si oyen pergi. namanya comel. dan kebetulannya juga tingkahnya kek sama kaya si oyen waktu kecilnya. 😌
1 bulan 1 minggu lalu
😍 Sama. Nama kucing kk apa?
ye tak iye, jugak πŸ˜†
Balas
1 bulan 1 minggu lalu
betoi, betoi, betoii ...
1 bulan 1 minggu lalu
Ayyeeyyy 😁
semangat menulis!
Balas
1 bulan 1 minggu lalu
Siiaap
Lee min ho nya calico jantan. pembawa keberuntungan biasanya, kak. 😁 up dan ramein status baruku ya, kak dharma. Entah kenapa dari semalem sepi. πŸ₯ΊπŸ˜­
Balas
1 bulan 1 minggu lalu
Betul sangat 🀣