Ini bukanlah cerita yang bisa meluluh-lantahkan jagad literasi Indonesia, bukan pula kisah inspiratif yang dapat mencerahkan jutaan manusia, atau peristiwa satire tentang geopolitik yang bisa membangun peradaban ke arah yang lebih baik. Bukan. Aku cukup sadar, kapasitasku belum mampu sejauh itu. Ini hanya sejengkal tentang kejadian yang hanya menjadi bayang-bayang dalam pikiran. Sebatas itu. Seperti pikiran orang sakit demam yang terpaksa jalan-jalan keliling wilayah tempat tinggalnya pada waktu selepas Isya. Hening dan mengingatkan. Bahwa ada kehidupan lain selain kehidupan kita.

https://m.kwikku.com/novel/read/maydara
7 Komentar
Rekwik
10
Bagikan
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (7)
@nadyawijanarko oh, iya, benar, Mbak. Hahaha. Aku keseringan main pakai aplikasi, makanya jadi sulit kasih linknya.
Balas
mas, itu kayaknya link-nya salah. kalo ga salah ini sempat takedown, ya? kalo sempat takedown, kayaknya link-nya jadi berubah. punyaku juga gitu yang SKSMP, jadi ada angka di belakangnya.
Balas
@donnymr Wahh, terima kasih, Bang Donny 🤗🙏
Balas
Lagi coba baca nih. Memang kerasa sih porsi kedekatannya. 😁 @rudiechakil
Balas
Oh ya, tapi paling tidak cerita ini sangat berkesan bagiku pribadi, Bang. Hehehe.
Balas
Hahaha, bukan, Bang. 🤭😆 Oh ya, aku juga posting di FB tapi kok link-nya enggak bisa juga yaa. Gimana nih @Kwikku
Balas
Yup. Kehidupan teman, tetangga, juga kerabat dan saudara. Tapi yakin deh yg dimaksud bukan itu. 😂 btw, link nya kayak gak nyambung, bang. Tapi udah ada di favo sih.
Balas