Janubi adalah nama tunggal dari seorang lelaki ekstrovert yang berusaha memacahkan mata inersia yang membuatnya memiliki kemampuan weruh sakdurunge winarah atau tahu sesuatu sebelum sesuatu itu terjadi dan kemampuan mendilatasi waktu yang membuatnya mampu melihat pergerakan-pergerakan benda atau materi dengan kecepatan 6.500 frame per second jika diibaratkan melalui kamera.
Syamali adalah nama tunggal dari seorang perempuan introvert yang berusaha memecahkan misteri telinga waskitanya yang mampu mendengarkan suara hati semua orang dan percakapan semua orang. Tidak hanya itu. Tanpa disadarinya, ia mampu mendengarkan gelombang otak alpa, delta, theta, beta, dan gamma sehingga mampu berkomunikasi dengan burung dara dan kunang-kunang, mendengarkan suara-suara antariksa melalui gelombang elektromagnetik. Tanpa disadarinya pula, ia juga mampu memancarkan kelima gelombang otaknya sendiri sehingga mampu masuk atau memasukkan materi ke dunia materi terkecil di dunia, dawai atau kuantum. Terjadilah tabrakan makro dan mikro-kosmos, menyebabkan dislokasi paranoia dan mandala effect.
Janubi dan Syamali adalah dua sisi kutub utara dan kutub selatan. Mereka memiliki medan kekuatan tak lazim dan memiliki masa lalu yang kelam. Mereka menolak menjadi seorang pendendam dengan berusaha memecahkan misteri Labirin Kosmos.
Janubi dan Syamali adalah ambivalensi. Ketika mereka berjumpa, mereka seperti medan magnet yang bergerak tolak menolak. Tetapi, ketika mereka sama-sama mengerti, pada akhirnya mereka tahu bahwa mereka saling mencintai, saling tarik-menarik.
Pada akhirnya, mereka harus terhempas ke dalam dunia metafisika yang penuh misteri. Membuat mereka harus mengalami pergulatan psikologi yang luar biasa. Hanya intelegensi dan intuisi yang mampu mereka bertahan. Tidak peduli harus masuk dalam dunia realitas yang berbeda. Tidak peduli harus mengalami dislokasi paranoia. Tidak peduli dengan kenirsadaran tabarakan makrokosmos dan mikrokosmos. Pada akhirnya, kekuatan terbesar yang dianugerahkan adalah cinta yang suci, lagi sejati.
Berhati-hatilah dengan bisikan!
Komentar
Rekwik
5
Bagikan
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)