Di Arkansas, di musim dingin yang terkulai,
Rakun mengintip dari balik salju yang tak pernah habis.
Matanya yang cemerlang, merah, dan lucu, Mengintip dari balik semak-semak yang berlubang.
Dingin yang menusuk tulang, merayapi malam,
Namun rakun tetap waspada, tidak berkedip sedikitpun.
Dia tahu di bawah salju yang tebal itu, Ada harta yang mungkin bisa dia capai dengan mudah.
Mungkin makanan yang tersembunyi di dalam rumah,
Atau mungkin juga mainan yang terlupakan di halaman.
Arkansas diam-diam menyaksikan kecerdikan rakun
Di tengah musim dingin yang membekukan hati.
Meski terlihat nakal dan serakah,
Rakun tetaplah makhluk yang penuh dengan pesona.
Di Arkansas yang terkubur dalam salju, Rakun mengintip dengan penuh rasa ingin tahu