Disukai
0
Dilihat
50
Nyeri Sunyi Palestina
Puisi

hari demi hari

membaca kembali puisi Mahmoud Darwish

rajin menanti kabar langsung dari postingan jurnalis Gaza

sambil melihat demo bela Palestina tumpah ruah di jalanan kota-kota Barat

tidak luput perang opini di dunia maya

apakah ngeri dan nyeri ini hanya akan tetap sunyi?

ternyata menjadi saksi sejarah

lebih membosankan

daripada sekadar membaca sejarah

apakah nyali memilih para martir?

tetapi mungkin memang masih ada

puisi yang doa dan bunga di dunia ini

untuk yang telah pergi

dan yang tetap tinggal bertahan

#Duaribuduaempat

Suka
Favorit
Bagikan