di pemakaman
Puisi
kelak, di pemakaman ini ruh-ruh akan tumbuh seperti pohon.
akar-akarnya berserabut dan menghujam dalam tanah.
amal-amalnya menjadi batang dan getah meleleh bagai cinta yang mencair.
lihatlah, bunga-bunga di ujung ranting. kelopaknya mekar ke langit; ada yang ceria, ada yang derita.
kelak, suatu pagi di pemakaman berkabut ini, ruh-ruh kita tumbuh.
kita akan bertemu mengenang permainan dadu, buku, dan kisah yang tak selesai.
kita berjanji akan melanjutkannya nanti, bersama ular yang meliuk dalam api,atau dengan burung-burung yang bertekukur dalam cahaya.
ya, kelak di pemakaman ini akan menjadi hutan rimbun,yang ditumbuhi ruh-ruh kita.
sareman, april-mei 2011
Suka
Favorit
Bagikan