Daftar isi
#1
1 Kami Mengacau dan Membakar Sebuah Pesta SADIE
#2
2 Aku Mengobrol dengan Kekacauan SADIE
#3
3 Kami Memenangi Sekotak Penuh Kekosongan CARTER
#4
4 Aku Berkonsultasi dengan Burung Merpati Perang CARTER
#5
5 Berdansa dengan Maut SADIE
#6
6 Amos Bermain dengan Boneka Tentara SADIE
#7
7 Aku Dicekik Teman Lama CARTER
#8
8 Adikku, si Vas Bunga CARTER
#9
9 Zia Melerai Pertempuran Lava SADIE
#10
10 "Hari Mengajak Anak ke Tempat Kerja" Menjadi Kacau SADIE
#11
11 Jangan Khawatir, Jadilah Hapi CARTER
#12
12 Banteng dengan Sinar Laser Mengerikan CARTER
#13
13 Permainan Petak Umpet yang Menyenangkan SADIE
#14
14 Bersenang-senang dengan Kepribadian Ganda SADIE
#15
15 Aku Menjadi Simpanse Ungu CARTER
#16
16 Sadie Duduk di Samping Sopir CARTER
#17
17 Rumah Brooklyn Terjun ke Medan Perang SADIE
#18
18 Cowok Kematian Menjadi Penyelamat SADIE
#19
19 Selamat Datang di Rumah Hantu CARTER
#20
20 Aku Menerima Takhta CARTER
#21
21 Para Dewa sudah Beres; Perasaanku Belum SADIE
#22
22 Waltz Terakhir (Untuk Saat Ini) SADIE
Apakah Anda akan menghapus komentar ini?
Apakah Anda akan menghapus komentar ini?
#14
14 Bersenang-senang dengan Kepribadian Ganda SADIE
Bagikan Chapter
Chapter Terkunci
Cuplikan Chapter ini
Waktu yang sungguh tepat untuk memanggil Isis? Barangkali. Namun, meski Isis menjawab, aku ragu apakah aku bisa memanggil sihir lebih cepat ketimbang kemampuan Neith memanah,
Beli Chapter
Baca chapter ini, detik ini juga
Rp4.000
atau 4 kunci
Beli Novel
Semua chapter akan terbuka
Rp60.000
atau 60 kunci
Chapter Sebelumnya
Chapter 13
13 Permainan Petak Umpet yang Menyenangkan SADIE
Chapter Selanjutnya
Chapter 15
15 Aku Menjadi Simpanse Ungu CARTER
Sedang Dibicarakan
Novel
Gold
Red Queen
Noura Publishing
Flash
Bronze
PADA SEBUAH CAFE
Onet Adithia Rizlan
Cerpen
Bukan Tak Cinta
Dewi Fortuna
Cerpen
Bronze
Cinta Gawat Darurat
Safitri
Flash
Kepala Bawah Tanah
Berkat Studio
Novel
PERPANJANG KONTRAK
Lisnawati
Flash
Menghilang
Retno Utama
Flash
LUPUT
Edelmira (Elmira Rahma)
Cerpen
Bronze
Perjuangan Menuju Sukses
Mochammad Ikhsan Maulana
Cerpen
Bronze
Hangat sebelum Ibu Hilang
nindia
Flash
Doa Meminta Keburukan
Binar Bestari
Cerpen
Bronze
Istirahatlah
Jamilah Prita
Cerpen
Bronze
Jurit Malam Di Perumahan Setan
Yona Elia Pratiwi
Novel
Bronze
An. Samadi
Eun Yasmien
Novel
Bronze
QUINNSHA
Gina Hartina
Novel
Bronze
Ibu
Ferdiagus Rudi Junaedi
Flash
Bronze
Industrial Bakurocho Station Monologue
Silvarani
Cerpen
Bronze
Tambatan Hati Arina
Aydiah
Novel
Bronze
Bisikan Mushaf Kuno
Yuli Yastri
Novel
Bronze
About Time
Sartika Wulandari