Daftar isi
#1
Prolog
#2
Bab Satu - Mengenal Kehidupan Seorang Sinar
#3
Bab Dua - Keseharian Sinar
#4
Bab Tiga - Pertemuan Pertama
#5
Bab Empat - Kegiatan Sinar di Kampus
#6
Bab Lima - Semua Karena Hujan
#7
Bab Enam - Sinar Jatuh Cinta ?
#8
Bab Tujuh - Nembak!
#9
Bab Delapan - Sinar Salah Tingkah
#10
Bab Sembilan - Menjelang Hari Pertunjukan
#11
Bab Sepuluh - Kegelapan
#12
Bab Sebelas - Hidup Sinar yang Berubah
#13
Bab Duabelas - Di mana Mas Genta?
#14
Bab Tigabelas - Putus Asa
#15
Bab Empatbelas - Berharap
#16
Bab Limabelas - Kembalinya Genta
#17
Bab Enambelas - Secercah Cahaya
#18
Bab Tujuhbelas - Inspirasi yang Kembali
#19
Bab Delapanbelas - Ulang Tahun
#20
Bab Sembilanbelas - Senyum yang Sepele
#21
Bab Duapuluh - Rahasia Besar
#22
Bab DuapuluhSatu - Kegelapan Lainnya
#23
Bab DuapuluhDua - Naif
#24
Bab DuapuluhTiga - Jalan yang Sangat Gelap
#25
Bab DuapuluhEmpat - Pilu
#26
Bab DuapuluhLima - Kebijaksanaan Nenek Miranda
#27
Bab DuapuluhEnam - Kosong
#28
Bab DuapuluhTujuh - Menuju Akhir
#29
Bab DuapuluhDelapan - Cahaya yang Kembali
#30
Bab DuapuluhSembilan - Hilang
#31
Bab Tigapuluh - Mimpi yang Tercapai
#32
Epilog
Apakah Anda akan menghapus komentar ini?
Apakah Anda akan menghapus komentar ini?
#27
Bab DuapuluhEnam - Kosong
Bagikan Chapter
Chapter Sebelumnya
Chapter 26
Bab DuapuluhLima - Kebijaksanaan Nenek Miranda
Chapter Selanjutnya
Chapter 28
Bab DuapuluhTujuh - Menuju Akhir
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi
Cerpen
Kado untuk Ayah
Novel
Rindu Yang Tak Pernah Diam
Novel
Lantai 4 (End)
Flash
PERTANYAAN DEMI PERTANYAAN
Flash
Sampan Tua
Flash
Musim Hazelnut
Novel
The Chain Of Youth
Flash
The Idol
Cerpen
Paket Salah Kirim
Cerpen
Bagaimana Makelar Suara Pilkada Bekerja
Komik
Nilai
Flash
Nasihat Basi
Novel
Life tag
Novel
Toys
Novel
Terukir sebelum Terjadi
Flash
Papamu Sayang
Cerpen
Permainan (Part 1)
Novel
Death in Babylon, Love in Istanbul
Cerpen
Hantu sialan
Cerpen
GETIH TANAHKU