Daftar isi
#1
Prolog
#2
Preman Insaf
#3
Alhikmah
#4
Kodakboy
#5
Gunung Gede
#6
First Date
#7
Di Penghujung SMA
#8
Masa Kecil
#9
Dunia Yang Berbeda
#10
Hancur
#11
Ren Ren Wei Wo
#12
Upacara Pengibaran Bendera di Tengah Laut
#13
Mata Aksara
#14
Young and Broke
#15
CAKRA
#16
Kemarahan Sanjay
#17
Esih Anak Didikku
#18
Farewell
#19
Bapak
#20
Pesta Kecil
#21
Last Date
#22
Kehilangan
#23
Tiongkok
#24
Masjid Jingjue
#25
BABAK BARU
#26
Terpengaruh
#27
Sara Jiejie
#28
Melepaskan
#29
Sulutan Kebencian
#30
Musim Semi
#31
Ketakutan Salma
#32
Ramadhan di Nanjing
#33
Epilog
#34
UCAPAN TERIMA KASIH
Apakah Anda akan menghapus komentar ini?
Apakah Anda akan menghapus komentar ini?
#12
Upacara Pengibaran Bendera di Tengah Laut
Bagikan Chapter
Chapter Terkunci
Cuplikan Chapter ini
Bapakku adalah petualang. Ketika muda, darahnya bergejolak ingin mengalami kehidupan di jalanan aspal, di belantara kabut, dan di pulau-pulau terasing. Dan, dia senang melangkahkan kakinya.
Beli Chapter
Baca chapter ini, detik ini juga
Rp2.000
atau 2 kunci
Beli Novel
Semua chapter akan terbuka
Rp55.000
atau 55 kunci
Chapter Sebelumnya
Chapter 11
Ren Ren Wei Wo
Chapter Selanjutnya
Chapter 13
Mata Aksara
Sedang Dibicarakan
Novel
Bronze
Agnitara
Corelitho
Novel
LIVES AND DIE
♤ella♤
Novel
My Boss is My First Love
Sandra Devi Septianty
Flash
Labirin Bawah Tanah
Allamanda Cathartica
Flash
Pemenang Kedua
Hans Wysiwyg
Cerpen
Bronze
Keputusan ku Keputus Asaan
Anisah Ani06
Flash
Bronze
Gadis Berkalung Tasbih
Herman Sim
Cerpen
Bronze
Lelaki Bermata Teduh Part-5
Munkhayati
Cerpen
Bronze
Robohnya Istana Pangeran Kuda Sembrani
Baiq Desi Rindrawati
Novel
Bronze
Yang Terpilih
Kemala88
Novel
Bumi dan Harsa
elenio
Novel
Bronze
My Doll
SalsaShafa
Flash
Bronze
JAKARTA
Deeta Pratiwi
Flash
Koran Pagi
Sugiadi Azhar
Flash
Making Bread with You
Yattis Ai
Novel
YAPPA MARADDA
Sika Indry
Novel
Trayek (23-98)
imajihari
Novel
Bronze
Marriage Agreement
Sofia Grace
Novel
Bronze
Ophidiophobia: Kala Harus Memilih antara Fobia dan Cinta
Riskaninda Maharani
Novel
Bronze
Camy yang Tak Bicara
Amarta Shandy