Daftar isi
#1
Bab 1: Awal Perjalanan
#2
Bab 2: Jejak Menuju Kota
#3
Bab 3: Dimensi yang Tersembunyi
#4
Bab 4: Rahasia Kota dan Kutukan
#5
Bab 5: Kunci di Balik Kutukan
#6
Bab 6: Pilihan Seorang Pewaris
#7
Bab 7: Rahasia Darah dan Kutukan
#8
Bab 8: Kebangkitan Kota yang Hilang
#9
Bab 9: Warisan yang Terlupakan
#10
Bab 10: Akhir Perjalanan dan Awal yang Baru
Apakah Anda akan menghapus komentar ini?
Apakah Anda akan menghapus komentar ini?
#4
Bab 4: Rahasia Kota dan Kutukan
Bagikan Chapter
Chapter Terkunci
Cuplikan Chapter ini
Bagian 1 Jejak Masa LaluLorong bawah tanah itu sunyi hanya diterangi oleh cahaya redup dari akar-akar bercahaya yang menjalar di dinding Arden masih bisa mendengar napasnya yang berat setelah pengejaran tadi Ia menatap Eldrin yang berdiri di hadapannya wajahnya penuh kebijaksanaan sekaligus kesedihan yang tersembunyiKita aman untuk sementara kata Eldrin suaranya datar Tapi ini baru permulaan Arden Kau harus tahu siapa dirimu dan mengapa kau satu-satunya yang bisa menghentikan semu
Beli Chapter
Baca chapter ini, detik ini juga
Rp1.000
atau 1 kunci
Beli Novel
Semua chapter akan terbuka
Rp5.000
atau 5 kunci
Chapter Sebelumnya
Chapter 3
Bab 3: Dimensi yang Tersembunyi
Chapter Selanjutnya
Chapter 5
Bab 5: Kunci di Balik Kutukan
Sedang Dibicarakan
Flash
Rahara
Andini Pradya Savitri
Flash
Bronze
Satu-satunya Teman
Noveria Retno Widyaningrum
Flash
Bronze
Lembur
Hesti Ary Windiastuti
Novel
Bronze
R A
andina
Cerpen
INDAH DELILAH
John Baba
Novel
Bumi Pun Tersenyum
Niken Sari
Cerpen
Sehari Sebelum Melati Masuk Sekolah
Rie Yanti
Novel
Little Sun
Ei
Novel
Between Me and Him
Maudia Pwk
Novel
Gold
Meet The Sennas
Noura Publishing
Flash
Bronze
Notifikasi Suka
Gia Oro
Novel
Tetangga Keempat
Yunita R Saragi
Cerpen
Tihtir
Ayub Wahyudin
Flash
DUNIA JUNGKIR BALIK
Hans Wysiwyg
Novel
Gold
The Kane Chronicles 2-The Throne of Fire
Noura Publishing
Novel
Bronze
Dersik
Chika Manupada
Cerpen
Bronze
Samir Cemeng
Shinta Larasati Hardjono
Cerpen
Kopi dan Teh
Zoids
Novel
Bronze
I LO(lea)VE YOU!
Bellaanjni
Flash
Yang Berubah dari Waktu
Isna Hartatik