Apakah kamu akan memberikan Novel ke ?
Berikan Novel ini kepada temanmu
Masukan nama pengguna
Blurb
Semesta alternatif adalah lalu lintas ruang dan waktu cadangan di luar batas tak kasat mata alam manusia. Tidak ada seorang manusia pun yang berhasil merasakan keberadaannya. Menjangkau semesta ini bak melukis di tengah udara. Teramat mustahil. Ia lahir sebagai pilihan lain dengan garis waktu dan dimensi ruang yang bersifat alternatif. Buku ini, hanya bereaksi terhadap unsur-unsur alam paling jujur sesuai keinginan Dewan Mansheviora, yang kali ini terwujud dan terlahir sebagai delapan anak Threa (Alam).
Mansheviora memiliki puluhan ribu bahasa, tingkat kepadatan penduduk yang rendah, serta beragam suku dan ras. Beberapa di antara suku-suku asli alam ini adalah suku Mata Air, Bumi, Empat Penjuru Mata Angin, Spasial, Kayu-tua, Supernova, Petualang-beku, dan Tekno-volt. Sementara ras yang sudah teridentifikasi dengan baik, di antaranya terdiri atas Kaki Cacat, Kulit Keras, Kerdil alias Kaki Mungil, Elf, Tulang Galah, Rambut Merah, Perak, Robot, Kepala Telur, Gigi Kelinci, Raksasa, Kuku Besi, Laba-laba, Rambut Pirang, Kulit Duri, Kulit Bulu, Mata Bola, Hidung Panjang, dan masih banyak lagi.
Semesta Mansheviora adalah titik balik dunia nyata (Bumi dan dimensi ketiga atau langit pertama) menjelang mahapralaya. Material dan kehidupan di dalamnya sering bertolak dari kekhawatiran manusia masa depan. Mewujudkan Mansheviora ke dalam bentuk buku memiliki maksud agar dapat memahaminya lebih mudah dan terstruktur cukup baik. Ia boleh diingat sebagai sebuah buku. Oleh sebab buku dapat difungsikan dalam pelbagai peran. Buku dapat hadir dalam segala lini, bidang, dan keperluan. Buku dapat mengisi kekosongan pengetahuan manusia atas dunia. Bahkan peran dari sebuah buku mampu mencapai ranah semesta yang lebih luas.
Mansheviora memiliki puluhan ribu bahasa, tingkat kepadatan penduduk yang rendah, serta beragam suku dan ras. Beberapa di antara suku-suku asli alam ini adalah suku Mata Air, Bumi, Empat Penjuru Mata Angin, Spasial, Kayu-tua, Supernova, Petualang-beku, dan Tekno-volt. Sementara ras yang sudah teridentifikasi dengan baik, di antaranya terdiri atas Kaki Cacat, Kulit Keras, Kerdil alias Kaki Mungil, Elf, Tulang Galah, Rambut Merah, Perak, Robot, Kepala Telur, Gigi Kelinci, Raksasa, Kuku Besi, Laba-laba, Rambut Pirang, Kulit Duri, Kulit Bulu, Mata Bola, Hidung Panjang, dan masih banyak lagi.
Semesta Mansheviora adalah titik balik dunia nyata (Bumi dan dimensi ketiga atau langit pertama) menjelang mahapralaya. Material dan kehidupan di dalamnya sering bertolak dari kekhawatiran manusia masa depan. Mewujudkan Mansheviora ke dalam bentuk buku memiliki maksud agar dapat memahaminya lebih mudah dan terstruktur cukup baik. Ia boleh diingat sebagai sebuah buku. Oleh sebab buku dapat difungsikan dalam pelbagai peran. Buku dapat hadir dalam segala lini, bidang, dan keperluan. Buku dapat mengisi kekosongan pengetahuan manusia atas dunia. Bahkan peran dari sebuah buku mampu mencapai ranah semesta yang lebih luas.
Tokoh Utama
Airi
Han
Angra
Aya
Uka
Are
Snosa
Piter
Kisla
Nick
Karya yang Terhubung
#1
Pengantar Penulis
#3
Prolog
#4
Gadis Kecil Air Tawar #1
#5
Gadis Kecil Air Tawar #2
#6
Gadis Kecil Air Tawar #3
#7
Gadis Kecil Air Tawar #4
#8
Gadis Kecil Air Tawar #5
#9
Gadis Kecil Air Tawar #6
#10
Identitas Dunia #1
#11
Identitas Dunia #2
#12
Identitas Dunia #3
#13
Tanah Merah Darah #1
#14
Tanah Merah Darah #2
#15
Tanah Merah Darah #3
#16
Tanah Merah Darah #4
#17
Tanah Merah Darah #5
#18
Sahabat Udara #1
#19
Sahabat Udara #2
#20
Sahabat Udara #3
#21
Sahabat Udara #4
#22
Cahaya di Pucuk Senjata #1
#23
Cahaya di Pucuk Senjata #2
#24
Cahaya di Pucuk Senjata #3
#25
Cahaya di Pucuk Senjata #4
#26
Sekotak Hutan Kayu dan Kematiannya #1
#27
Sekotak Hutan Kayu dan Kematiannya #2
#28
Sekotak Hutan Kayu dan Kematiannya #3
#29
Sekotak Hutan Kayu dan Kematiannya #4
#30
Periuk Api Kota Tua #1
#31
Periuk Api Kota Tua #2
#32
Periuk Api Kota Tua #3
#33
Periuk Api Kota Tua #4
#34
Periuk Api Kota Tua #5
#35
Salju Baru Nusantara #1
#36
Salju Baru Nusantara #2
#37
Salju Baru Nusantara #3
#38
Salju Baru Nusantara #4
#39
Salju Baru Nusantara #5
#40
Kilat Ungu dalam Perunggu #1
#41
Kilat Ungu dalam Perunggu #2
#42
Kilat Ungu dalam Perunggu #3
#43
Kilat Ungu dalam Perunggu #4
#44
Kilat Ungu dalam Perunggu #5
#45
Kilat Ungu dalam Perunggu #6
#46
Tiba #1
#47
Tiba #2
#48
Tiba #3
#49
Tiba #4
#50
Tiba #5
#51
Tiba #6
#52
EPILOG
#53
RAMPAGNA (Glosarium)
#54
RINGKASAN
Ulasan kamu
Ulasan kamu akan ditampilkan untuk publik, sedangkan bintang hanya dapat dilihat oleh penulis
Apakah kamu akan menghapus ulasanmu?
Disukai
2
Dibaca
2.7k
Tentang Penulis
Miftachul Arifin
-
Bergabung sejak 2024-01-25
Telah diikuti oleh 75 pengguna
Sudah memublikasikan 12 karya
Menulis lebih dari 68,008 kata pada novel
Rekomendasi dari Fantasi
Novel
Mansheviora: Semesta Alternatif
Miftachul Arifin
Novel
Air Mata Bulan
Mizan Publishing
Novel
The Light
Sunny
Novel
Fantasteen: Last Puzzle
Mizan Publishing
Novel
The Secret Garden
Mizan Publishing
Novel
The Haunting Hill House
Mizan Publishing
Novel
SUPERNOVA 6: Inteligensi Embun Pagi
Bentang Pustaka
Novel
When I met my Grim Reaper
Clarisa Aprilia
Novel
KKPK Manusia Bunglon
Mizan Publishing
Novel
The Magnificent Prohpecy
Fenti Pratiwi
Novel
Fantasteen Darkmatch Poltergeist
Mizan Publishing
Novel
The Bliss Bakery: Magic by the Mouthful
Noura Publishing
Novel
Lyra and The Moon
Fann Ardian
Novel
Destiny
Rere Valencia
Novel
Fana
Mayn Urr Izqi
Rekomendasi
Novel
Bronze
Mansheviora: Semesta Alternatif
Miftachul Arifin
Novel
Kronik Semesta Alternatif (Origin)
Miftachul Arifin
Novel
KISAH KECEPATAN: Mengenai Suara
Miftachul Arifin
Novel
Dimensi Antara
Miftachul Arifin
Novel
APEIRON: Langkah Para Kausa
Miftachul Arifin
Novel
LOCUS: kasa kufasa
Miftachul Arifin
Novel
APEIRON: Latih Para Kausa
Miftachul Arifin
Novel
APEIRON: Laga Para Kausa
Miftachul Arifin
Novel
Kisah Kelompok Taman Bunga
Miftachul Arifin
Novel
Jika Kausa Tidak Menjadi Kausa
Miftachul Arifin
Novel
APEIRON: Latar Para Kausa
Miftachul Arifin
Novel
Kisah Para Naga
Miftachul Arifin