Daftar isi
#1
Aku Tidak Suka Kopi #1
#2
Dia Kemungkinan di Luar Negeri #2
#3
Kenapa Dia Meninggalkanku? #3
#4
Binta tidak Datang #4
#5
Berhenti Mencari #5
#6
Bantu Aku, Meski Kamu Mantanku #6
#7
Tegas dan Berhenti #7
#8
Jika Binta Mati #8
#9
Dulu dan Sekarang #9
#10
Mereka yang Mencintaiku #10
#11
Mencari Sebuah Alasan #11
#12
Kembali ke Titik Nol #12
#13
Rasa Dilupa #13
#14
Cinta yang dicela #14
#15
Hatiku Berdebar Lagi #15
#16
Franciscan Garden #16
#17
Jalan Lain #17
#18
Macaroons #18
#19
Finding Love#19
#20
Dari Binta #20
Apakah Anda akan menghapus komentar ini?
Apakah Anda akan menghapus komentar ini?
#9
Dulu dan Sekarang #9
Bagikan Chapter
Chapter Terkunci
Cuplikan Chapter ini
"Aku berusaha tulus pada Yeta, tapi aku nggak bisa melupakan Binta. Dulu dan sekarang. Satu-satunya cara agar aku lupa sama Binta adalah jatuh cinta. Dan itu bukan pada Yeta."
Beli Chapter
Baca chapter ini, detik ini juga
Rp4.000
atau 4 kunci
Beli Novel
Semua chapter akan terbuka
Rp5.000
atau 5 kunci
Chapter Sebelumnya
Chapter 8
Jika Binta Mati #8
Chapter Selanjutnya
Chapter 10
Mereka yang Mencintaiku #10
Sedang Dibicarakan
Cerpen
Seperti Abu Tembakau
Adinda Haifa Febru
Novel
Gold
From Zero to Zero
Noura Publishing
Flash
Bronze
Memotret Hujan
Rie Yanti
Cerpen
Bronze
Rumah Tak Berujung
SUWANDY
Flash
Ternyata, Aku Cuma Punya Tuhan
Sekar Kinanthi
Novel
Mantra Pengikat Roh Di Pedalaman Kalimantan
Achmad Benbela
Flash
PURA PURA WARAS
IGN Indra
Cerpen
Bronze
Kodok Jantan Yang Tak Diundang
Wafa Nabila
Novel
Telur Manis
Vina E. Silviana
Novel
Bronze
Surya Tenggelam di Bulan Mei
Sunarti
Novel
Bronze
Titi(k)
Katarina Retno Triwidayati
Novel
Bronze
Bagas Ayu... Puisi Jiwa untuk Cinta
Gie_aja
Novel
Bronze
Secangkir Kopi Untuk Kretek
Prasetia Hulu
Flash
Iphone & Klepon
I Gede Luwih
Flash
DARKSIDE
Mr. Nobody
Novel
Bronze
Aku Menyerah__Ketika Kuliahku Dianggap Tidak Serius
Mochammad Ikhsan Maulana
Flash
Ada apa dengan hidup ku?
Dian Rifqiani Ishaq
Cerpen
Lensa di Balik Tirai Dapur
INeeTha
Cerpen
Beruang dan Serigala
zain zuha
Novel
Bronze
Jakarta enggak Ramah, Tapi Aku Nekat Datang
muhammad rio al fauzan