Apakah kamu akan memberikan Novel ke ?
Berikan Novel ini kepada temanmu
Masukan nama pengguna
Blurb
Aisyah itulah panggilan ku. Masa kelam membuatku sulit menerima kenyataan yang mengharuskan ku mencari suasana baru bersama Ayah.
"Iya. Ayah juga kangen Mama". Kata Ayah yang nampak sedih. "Gini saja kita pindah rumah aja ya, karena Ayah juga di pindahkan tugas ke Pontianak. Kamu mau ya sambil kita cari suasana baru".
"Tapi rumah ini gimana?. Rumah inikan banyak kenangan dengan Mama Yah!". Kata ku.
"Rumah ini Ayah titip ke tetangga sebelah biar dia mengurusnya". Ujar Ayah sambil mengusap kepalaku.
"Mungkin ini jalan terbaik supaya aku bisa mengikhlaskan Mama". Batin ku
"Gimana mau ya? ". Tanya Ayah
Aku pun menganggukkan kepala tanda setuju atas usulan Ayah
Permohonan kini menjadi kenyataan, tak terlepas dari usahanya dalam berpeluang dalam mencari cinta suci di ujung senja.
Seseorang dambaan hati
Tidaklah aku terus mencari
Namun mengharuskan diri untuk menjadi
Terus istiqarah dalam menanti
Sampai waktu tiba yang dikehendaki
Seseorang tambatan hati
Ku sebut nama mu disetiap do"a ku
Bukan karena terlalu mengharapkan mu
Tapi sebagai ikhtiar ku kepada Sang Illahi
Dalam menentukan masa depan yang hakiki
Wahai Sang Illahi
Bukan aku tak sanggup menanti
Tapi kesekian kali aku berharap
Namun kunjung tak Kau jawab
Apakah ini ujian hati?
Untuk seseorang yang ku perjuangan saat ini
Ku mohon Engkau meridhoi
Di saat ikhtiar ku dalam menanti
Sebuah keinginan yang Kau cintai
Dalam menyempurnakan ibadah dengan ikatan suci
Untuk mu Aisyah
"Iya. Ayah juga kangen Mama". Kata Ayah yang nampak sedih. "Gini saja kita pindah rumah aja ya, karena Ayah juga di pindahkan tugas ke Pontianak. Kamu mau ya sambil kita cari suasana baru".
"Tapi rumah ini gimana?. Rumah inikan banyak kenangan dengan Mama Yah!". Kata ku.
"Rumah ini Ayah titip ke tetangga sebelah biar dia mengurusnya". Ujar Ayah sambil mengusap kepalaku.
"Mungkin ini jalan terbaik supaya aku bisa mengikhlaskan Mama". Batin ku
"Gimana mau ya? ". Tanya Ayah
Aku pun menganggukkan kepala tanda setuju atas usulan Ayah
Permohonan kini menjadi kenyataan, tak terlepas dari usahanya dalam berpeluang dalam mencari cinta suci di ujung senja.
Seseorang dambaan hati
Tidaklah aku terus mencari
Namun mengharuskan diri untuk menjadi
Terus istiqarah dalam menanti
Sampai waktu tiba yang dikehendaki
Seseorang tambatan hati
Ku sebut nama mu disetiap do"a ku
Bukan karena terlalu mengharapkan mu
Tapi sebagai ikhtiar ku kepada Sang Illahi
Dalam menentukan masa depan yang hakiki
Wahai Sang Illahi
Bukan aku tak sanggup menanti
Tapi kesekian kali aku berharap
Namun kunjung tak Kau jawab
Apakah ini ujian hati?
Untuk seseorang yang ku perjuangan saat ini
Ku mohon Engkau meridhoi
Di saat ikhtiar ku dalam menanti
Sebuah keinginan yang Kau cintai
Dalam menyempurnakan ibadah dengan ikatan suci
Untuk mu Aisyah
Tokoh Utama
Aisyah Nur Fitriani
Arrazaq Ahmad Putra
Lina
Ilham
Fitri
Surya
Rara
Putri
Danu
Erwin
Aisyah Nur Fitriani
Ulasan kamu
Ulasan kamu akan ditampilkan untuk publik, sedangkan bintang hanya dapat dilihat oleh penulis
Apakah kamu akan menghapus ulasanmu?
Disukai
0
Dibaca
1.8k
Tentang Penulis
Yulianarti
Ig : @narti_yhulia
Email : yulianarti14@gmail.com
Fb : Narti yhulia
Email : yulianarti14@gmail.com
Fb : Narti yhulia
Bergabung sejak 2020-01-01
Telah diikuti oleh 208 pengguna
Sudah memublikasikan 1 karya
Menulis lebih dari 6,038 kata pada novel
Rekomendasi dari Romantis
Novel
Cinta Suci di ujung Senja
Yulianarti
Novel
TERSESAT DUA DUNIA
Aldaaldifa
Novel
Kembali ke Akar
Sayidina Ali
Novel
Singularity
Rezky Armitasari
Novel
One more time
Rossa
Novel
We Were Never Really Over
Desy Cichika
Flash
Kamu Terlalu Baik Buatku
Alifian Afas Sawung Aji
Novel
When Women Married with a Crazy Gay
Jatra Saputra
Cerpen
Dalam Genggam Sunyi, Cinta Tak Pernah Mati
JI
Novel
Scenario
Auli Inara
Novel
Psychopath or sweet
Putri Amanda
Flash
Kenangan Hujan
Anisa Ae
Cerpen
Pelangi di Tengah Hujan
Mochammad Ikhsan Maulana
Novel
ADARA
Sekar Pangastuti
Novel
What's Wrong With You, Boss?
Nyonya Maneh
Rekomendasi